Istilah infak dan sedekah sering digunakan secara bergantian dalam percakapan sehari-hari. Keduanya memang sama-sama berkaitan dengan berbagi dan berbuat baik. Namun, jika dilihat dari pengertian serta bentuk amalnya, ada perbedaan yang penting untuk dipahami.
Secara ringkas, infak lebih khusus berkaitan dengan mengeluarkan harta, sedangkan sedekah memiliki cakupan yang lebih luas karena dapat berupa harta maupun perbuatan baik yang tidak bersifat materi. Memahami perbedaan infak dan sedekah membantu kita memilih bentuk amal yang tepat tanpa mengurangi nilai keduanya.
Apa yang Dimaksud dengan Infak?
Kata infak berasal dari bahasa Arab anfaqa, yang bermakna mengeluarkan atau membelanjakan harta. Dalam penggunaan yang umum di tengah masyarakat Muslim, infak adalah mengeluarkan sebagian harta untuk kepentingan yang baik dan dibenarkan.
Infak tidak selalu diberikan langsung kepada orang miskin. Harta yang dikeluarkan untuk menafkahi keluarga, membantu pendidikan, mendukung kegiatan sosial, atau memenuhi kebutuhan masjid juga dapat termasuk infak sesuai niat dan peruntukannya.
Jumlah infak tidak memiliki batas minimal tertentu seperti zakat. Seseorang dapat berinfak sesuai kemampuan, baik ketika memiliki kelapangan maupun saat kondisi ekonominya terbatas. Al-Qur’an menggambarkan orang bertakwa sebagai mereka yang berinfak dalam keadaan lapang maupun sempit dalam QS. Ali ‘Imran ayat 134.
Apa yang Dimaksud dengan Sedekah?
Sedekah adalah pemberian atau perbuatan baik yang dilakukan dengan ikhlas untuk mencari rida Allah. Cakupannya lebih luas daripada infak. Sedekah dapat berupa uang, makanan, barang, tenaga, ilmu, waktu, pertolongan, bahkan sikap ramah kepada orang lain.
Karena cakupannya luas, seseorang tetap mempunyai kesempatan bersedekah meskipun sedang tidak memiliki uang lebih. Membantu membawa barang, memberi petunjuk kepada orang yang tersesat, mendamaikan pihak yang berselisih, atau menyingkirkan gangguan dari jalan merupakan contoh kebaikan yang dapat bernilai sedekah.
Perbedaan Infak dan Sedekah yang Perlu Dipahami
1. Perbedaan dari Segi Bentuk
Infak berhubungan dengan harta atau sesuatu yang memiliki nilai materi. Bentuknya dapat berupa uang, bahan bangunan, makanan, perlengkapan belajar, atau barang lain yang bermanfaat.
Sedekah dapat berbentuk materi dan nonmateri. Memberikan uang kepada orang yang membutuhkan adalah sedekah. Mengajarkan keterampilan, membantu tenaga, atau tersenyum dengan tulus juga dapat menjadi sedekah.
2. Perbedaan dari Segi Cakupan
Cakupan sedekah lebih luas. Infak yang dikeluarkan dengan niat mencari rida Allah dapat bernilai sedekah, tetapi sedekah tidak selalu berupa infak. Kalimat sederhana ini dapat membantu mengingat beda infak dan sedekah tanpa harus mempertentangkan keduanya.
3. Perbedaan dari Segi Penggunaan
Istilah infak lebih sering digunakan ketika seseorang mengalokasikan harta untuk suatu kebutuhan. Misalnya, infak pembangunan masjid, infak pendidikan, infak bencana, dan infak untuk kebutuhan keluarga.
Istilah sedekah lebih sering dipakai untuk pemberian sukarela atau segala bentuk kebajikan. Contohnya sedekah makanan, sedekah ilmu, sedekah tenaga, dan sedekah kepada tetangga.
4. Perbedaan dari Segi Hukum
Dalam penggunaan fikih yang luas, infak dapat mencakup pengeluaran wajib dan sunah. Nafkah kepada keluarga yang menjadi tanggungan adalah kewajiban, sedangkan bantuan sukarela untuk kepentingan sosial merupakan amalan sunah.
Sedekah umumnya dipahami sebagai amalan sukarela. Meski demikian, setiap pemberian tetap harus berasal dari sumber yang halal dan tidak boleh digunakan untuk mendukung perbuatan yang dilarang.
5. Perbedaan dari Segi Penerima
Infak dan sedekah memiliki penerima yang lebih luas dibandingkan zakat. Keduanya dapat diberikan kepada kerabat, tetangga, orang yang membutuhkan, lembaga pendidikan, kegiatan dakwah, korban bencana, maupun fasilitas umum yang bermanfaat.
Hal ini berbeda dengan zakat yang mempunyai syarat, kadar, dan kelompok penerima tertentu. Karena itu, jangan menyamakan seluruh pemberian dengan zakat.
Tabel Perbedaan Infak, Sedekah, dan Zakat
| Aspek | Infak | Sedekah | Zakat |
|---|---|---|---|
| Bentuk | Harta atau materi | Materi dan nonmateri | Harta tertentu |
| Hukum | Dapat wajib atau sunah sesuai konteks | Pada umumnya sunah | Wajib bagi yang memenuhi syarat |
| Jumlah | Sesuai kebutuhan dan kemampuan | Tidak ada batas minimal umum | Mengikuti ketentuan jenis zakat |
| Penerima | Luas, sesuai tujuan yang baik | Luas, sesuai bentuk kebajikan | Delapan golongan penerima zakat |
Contoh Infak dan Sedekah dalam Kehidupan Sehari-hari
Beberapa contoh infak yang mudah dijumpai antara lain menyisihkan uang untuk operasional masjid, membeli Al-Qur’an untuk tempat belajar, membantu biaya berobat, memberikan makanan kepada keluarga, serta ikut memenuhi kebutuhan korban bencana.
Adapun contoh sedekah lebih beragam: berbagi makanan, membantu lansia menyeberang, mengajarkan ilmu yang bermanfaat, menjadi relawan, mendengarkan orang yang sedang kesulitan, hingga menjaga kebersihan ruang bersama.
Satu tindakan dapat termasuk keduanya. Ketika seseorang membeli perlengkapan masjid lalu menyerahkannya dengan ikhlas, tindakannya merupakan infak karena mengeluarkan harta dan dapat pula disebut sedekah karena ditujukan sebagai amal kebaikan.
Cara Menjaga Infak dan Sedekah agar Lebih Bermakna
- Luruskan niat. Beramal sebaiknya tidak bertujuan mencari pujian atau membuat penerima merasa berutang budi.
- Gunakan harta yang baik dan halal. Nilai pemberian bukan hanya dinilai dari besar nominalnya, tetapi juga dari cara memperolehnya.
- Perhatikan kebutuhan penerima. Bantuan yang tepat guna biasanya memberi manfaat lebih besar daripada barang yang tidak dibutuhkan.
- Jaga perasaan penerima. Hindari mengungkit pemberian atau mempermalukan orang yang dibantu.
- Lakukan secara konsisten. Pemberian kecil yang rutin sering lebih mudah dipertahankan daripada menunggu mampu memberi dalam jumlah besar.
Infak untuk Kenyamanan Masjid dan Musholla
Masjid dan musholla membutuhkan banyak hal agar dapat digunakan dengan nyaman, mulai dari kebersihan, pencahayaan, tempat wudu, hingga alas salat. Berpartisipasi memenuhi kebutuhan tersebut merupakan contoh penggunaan harta untuk kemaslahatan bersama.
Sebelum memberikan perlengkapan, sebaiknya tanyakan kebutuhan pengurus. Ukuran ruang, kondisi lantai, jumlah jamaah, kemudahan perawatan, dan anggaran perlu dipertimbangkan. Dengan cara ini, infak yang diberikan tidak sekadar menjadi barang, tetapi benar-benar dipakai dan dirawat.
FAQ tentang Perbedaan Infak dan Sedekah
Apakah infak dan sedekah sama?
Tidak sepenuhnya sama. Infak secara khusus berkaitan dengan mengeluarkan harta, sedangkan sedekah dapat berupa harta maupun kebaikan nonmateri.
Apakah memberikan makanan termasuk infak atau sedekah?
Dapat termasuk keduanya. Ada harta yang dikeluarkan sehingga termasuk infak, dan pemberian itu juga merupakan sedekah apabila dilakukan sebagai amal kebaikan.
Apakah infak harus diberikan melalui masjid?
Tidak. Infak dapat diberikan kepada keluarga, kerabat, orang yang membutuhkan, lembaga sosial, pendidikan, dan berbagai tujuan baik lainnya.
Mana yang lebih utama, infak atau sedekah?
Keduanya merupakan amal baik. Keutamaan suatu pemberian dipengaruhi niat, kebutuhan penerima, sumber harta, serta cara memberikannya. Tidak tepat menilai hanya dari nama atau nominalnya.
Apakah zakat dapat diganti dengan sedekah biasa?
Tidak. Zakat memiliki ketentuan khusus mengenai syarat, kadar, waktu, dan penerimanya. Sedekah sunah tidak menggugurkan kewajiban zakat.
Kesimpulan
Perbedaan infak dan sedekah terutama terletak pada bentuk dan cakupannya. Infak berfokus pada pengeluaran harta, sementara sedekah mencakup pemberian materi dan perbuatan baik nonmateri. Keduanya dapat menjadi kebiasaan yang saling melengkapi dalam kehidupan seorang Muslim.
Lengkapi Kebutuhan Karpet Masjid bersama Sahabat Karpet
Jika masjid atau musholla di lingkungan Anda membutuhkan alas salat baru, Sahabat Karpet siap membantu menyediakan karpet khusus masjid dan musholla dengan pilihan yang dapat disesuaikan dengan ukuran ruangan serta anggaran. Konsultasikan kebutuhan terlebih dahulu agar jumlah, motif, dan spesifikasi karpet lebih tepat guna. Hubungi Sahabat Karpet untuk mendapatkan rekomendasi karpet yang nyaman, rapi, dan mudah dirawat.
